Mungkin Anda adalah pribadi yang cukup kuat sehingga mampu menghadapi masa-masa sulit, seperti sakit berat, seorang diri. Jika demikian adanya, banyak orang yang harus belajar pada Anda, termasuk saya. Saya adalah salah satu orang yang tidak dapat berbuat banyak tanpa bantuan orang lain, terutama keluarga.
Dalam menjalani hari-hari sebagai penderita penyakit kronis, hal-hal ringan dan sederhana saja terasa begitu berat dilakukan. Badan terasa lemas, kepala pusing dan cepat lelah. Maka kehadiran keluarga atau orang-orang dekat menjadi sesuatu yang sangat diharapkan. Mereka dapat membantu menyiapkan makan-minum, memberikan obat, menghubungi dokter, mengambilkan sesuatu, memijat, dan sebagainya. Segala pekerjaan yang tidak mampu kita alakukan, diambil alih oleh mereka.
Selain membatasi kemampuan gerak fisik, penyakit kronis dapat pula menimbulkan ketidakstabilan emosi. Penyakit kronis yang berlangsung lama kadangkala membuat seseorang tidak sabar dan mudah bereaksi secara emosional. Mungkin sikap emosional seperti itu merupakan dampak langsung dari terganggunya keseimbangan hormonal dalam tubuh. Tetapi bisa jadi hal itu disebabkan ketidakmampuan seseorang menerima keadaannya sekarang yang serba terbatas. Karena itu keluarga yang merawat hendaknya dapat memahami bila si pasien sering emosional atau marah-marah.