Selasa, 07 Juni 2011

Pengaruh Cinta Bagi Kesembuhan Fisik


Tidak diragukan lagi bahwa sesorang yang sedang jatuh cinta akan terlihat lebih ceria, lebih semangat,  dan suka mengumbar senyum. Hal ini menjadi bukti betapa cinta mampu mempengaruhi keadaan emosi atau psikis seseorang. Karena alasan cinta itu pula, seseorang bahkan bersedia melakukan apa saja.
Dalam penelitian selanjutnya ditemukan bahwa pengaruh cinta tak hanya menciptakan keadaan psikis yang baik, tetapi juga mampu menciptakan keadaan fisik yang baik.
Tim peneliti dari Division of Pain Management di Stanford University Medical Center, Amerika Serikat telah membuktikan bahwa perasaan cinta mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang terhadap rasa sakit. Mereka melakukan tes pada 15 mahasiswa dan mahasiswi yang baru jatuh cinta dan sangat bergairah.
Para mahasiswa diperlihatkan foto-foto pasangannya, sementara komputer pengontrol panas diletakan di telapak tangan, yang berfungsi memberikan rasa sakit dalam dosis ringan. Pada saat yang bersamaan, otak mereka dipindai dengan mesin pencitraan, functional magnetic resonance (FMRI).

Minggu, 05 Juni 2011

Kebaikan Hati Kuterima, Kebaikan Hati Kuteruskan


Di suatu siang dalam perjalanan ke RS, saya singgah di sebuah ATM untuk menarik uang. Ketika masuk, saya lihat ada seorang cewek sedang gelisah mondar-mandir di depan mesin ATM. Saya tidak terlalu peduli dan langsung melakukan transaksi di ATM sebelahnya. Tapi setelah transaksi  saya selesai, cewek itu menghampiri saya.
Dengan agak sungkan dan sedikit terbata-bata dia menjelaskan bahwa sebenarnya dia bermaksud menarik uang di ATM tapi ternyata sudah tidak bisa. Saldonya sekarang tinggal 95 ribu. Dia mau menarik 50 ribu. Padahal harus ada sisa saldo minimal 50 ribu. Saldonya kurang 5 ribu.
Lalu dia berpikir barangkali  bisa mentransfer dulu uang itu ke rekening saya lalu nanti ditarik lagi lewat kartu ATM saya. Saya pun tidak keberatan. Langsung saya coba melakukan transfer sebesar 50 ribu ke rekening saya. Ternyata tidak bisa. Muncul pemberitahuan di monitor bahwa harus ada sisa saldo minimal 50 ribu. Dia mulai terlihat kebingungan.
Saya lalu bertanya uang itu untuk apa. Kelihatannya penting sekali. Dia bilang untuk menyelesaikan tugas kampus. Dia bingung mau pinjam dari mana. Sedangkan tugas itu harus segera dikumpulkan.

Jumat, 03 Juni 2011

Gagal Ginjal dan Cuci Darah Bukan Akhir dari Segalanya

Gagal ginjal, hmm…mendengar namanya saja bisa membuat bulu kuduk merinding. Belum lagi bila seseorang divonis harus cuci darah. Membayangkannya saja sudah ngeri, apalagi harus menjalaninya. Dan lebih seram lagi bila kata “cuci darah” itu masih diikuti dua kata yang tidak kalah menakutkan, yakni “seumur hidup”. Ya cuci darah seumur hidup.
Tapi tunggu dulu! Jangan panik!
Gagal ginjal dan vonis cuci darahnya sebenarnya tidak selalu se-seram yang masyarakat awam pahami. Umumnya ketakutan tersebut dilatari kurangnya pengetahuan atau informasi tentang gagal ginjal dan cuci darah. Mungkin masyarakat hanya tahu bahwa seseorang yang cuci darah, hidupnya tidak akan lama lagi. Atau mungkin mereka hanya berpikir betapa menyakitkannya proses cuci darah itu. Karena alasan itu, banyak orang menolak menjalani cuci darah sehingga kondisinya makin memburuk.
Cobalah berkunjung langsung ke ruang cuci darah. Di sana Anda akan menemukan bahwa banyak pasien yang menjalani cuci darah dengan santai. Mereka bisa duduk, bisa makan, bisa ngobrol, bisa bercanda dan bisa tertawa bersama. Mereka tak selalu merepotkan. Sebagian pasien datang sendiri, tidak ditemani keluarga, dan setelah selesai pulang sendiri ke rumah.

Kamis, 02 Juni 2011

Mengatasi Diare atau Berak-berak

(Resep Professor Sama Dengan Resep Tetangga)

Pengalaman saya berikut ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang mengalami diare alias berak-berak alias mencret-mencret. (Ih..kedengarannya jorok ya?hehehe.. Tapi kayaknya itulah istilah yang paling ‘mewakili’ ).
Bulan lalu saya benar-benar dibuat kerepotan oleh yang namanya berak-berak itu. Bagaimana tidak, saya harus bolak-balik masuk kamar mandi. Dalam sehari bisa lebih dari sepuluh kali.  Mana kamar mandinya jauh di belakang rumah lagi.. Belum 5 menit keluar, eh pengen masuk lagi. Uh bener-bener merepotkan.
Tak hanya itu. Lama-lama badan juga mulai lemas. Mungkin karena banyak cairan tubuh yang keluar. Untuk menghindari dehidrasi saya  coba minum banyak air putih. Saya membatasi minum larutan garam-gula (oralit) karena mengingat saya ini pasien HD yang harus membatasi asupan natrium. Saya hanya minum beberapa bungkus.
Sedangkan untuk mengatasi diarenya sendiri, berbagai obat sudah saya coba. Pertama saya minum Neo Enterostop, lalu Diapet, lalu New Detabs. Semuanya gagal. Selanjutnya cari info lewat internet. Dari situ saya dapat info kalau Yakult mujarab untuk mengatasi diare. Maka saya minta tolong ponakan saya untuk membelikan Yakult di warung. Sudah minum 8 botol tapi belum juga ada tanda-tanda menggembirakan.

Rabu, 01 Juni 2011

Kekuatan Pikiran: Sisi Lain Dalam Proses Penyembuhan

Sumber: disalin dari buku The Secret, tulisan Rhonda Byrne, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008

Jalan menuju kesehatan yang sempurna, tubuh yang sempurna dan kemudaan yang abadi adalah pikiran. Anda dapat mewujudkannya melalui pikiran kesempurnaan yang konsisten.
Penyakit tidak dapat hidup di dalam tubuh yang memiliki keadaan emosi yang sehat. Tubuh Anda melepaskan jutaan sel setiap detik, pada saat yang sama ia juga menciptakan jutaan sel baru.
Sebenarnya, bagian-bagian tubuh kita digantikan setiap hari. Beberapa bagian membutuhkan beberapa bulan, bagian lainnya membutuhkan dua tahun. Tetapi dalam beberapa tahun, kita semua memiliki tubuh fisik yang baru.
Jika seluruh tubuh digantikan dalam beberapa tahun, seperti yang telah dibuktikan ilmu pengetahuan, lalu bagaimana degenerasi atau penyakit tinggal di tubuh kita selama bertahun-tahun? Penyakit hanya bisa ditahan di dalam tubuh oleh pikiran, oleh pengamatan penyakit, dan oleh perhatian yang diberikan kepada penyakit.
Jika Anda mempunyai suatu penyakit, dan Anda berfokus padanya, membicarakannya dengan orang lain, Anda akan menciptakan lebih banyak sel yang sakit. Lihatlah diri Anda hidup dalam tubuh yang berkesehatan sempurna. Biarkan dokter yang mengurus penyakit.